Gatanews.id|Narmada – Suasana di wilayah Kecamatan Narmada, Ahad sore (31/8/2025), tampak meriah dengan gelaran tradisi adat Nyongkol. Di balik semarak kesenian tradisional gendang beleq dan iringan rombongan pengantin, aparat Polsek Narmada bekerja ekstra memastikan jalannya tradisi khas Lombok itu berlangsung aman dan lancar.
Sebanyak 42 personel Polsek Narmada diterjunkan ke enam titik lokasi pengamanan. Langkah tersebut dipimpin langsung Kapolsek Narmada AKP I Kadek Ariawan, S.H. yang sebelumnya menggelar apel kesiapan bersama anggotanya.
“Kegiatan Nyongkolan ini melibatkan ribuan warga, sehingga potensi kepadatan lalu lintas sangat tinggi. Karena itu, kami menempatkan personel di titik-titik rawan macet, dan juga melakukan patroli mobile agar situasi tetap terkendali,” jelas AKP I Kadek Ariawan.
Adapun rute Nyongkolan sore itu tersebar di beberapa lokasi, di antaranya Dusun Merca Barat Desa Selat, rombongan dengan gendang beleq 11 barungan (grup), Dusun Nyurbaye Desa Punikan – Dusun Merca Barat dengan gendang beleq 2 barungan, dan Desa Dasan Tereng melewati rute depan SDN 1 hingga Rumah Makan New Amor.
Selain itu nyongkolan di Dusun Dasan Tereng Pengenjek menggunakan gendang beleq dan ale-ale, Dusun Tanak Tepong Utara Desa Peresak dengan arak-arakan keliling kampung, dan Dusun Nyurlembang Daye rute belakang Koramil hingga Masjid Al-Maqbul.
AKP Ariawan mengatakan, selama proses pengamanan arus lalu lintas tetap dapat dikendalikan,
“Kami bersyukur, hingga apel konsolidasi pukul 19.00 Wita, seluruh rangkaian berjalan aman, lancar, dan kondusif. Ini juga berkat kerja sama masyarakat yang ikut mendukung kelancaran pengamanan,” kata Kapolsek.
Polsek Narmada berharap tradisi Nyongkolan tetap dapat berjalan meriah, namun tetap tidak mengganggu kenyamanan masyarakat lain. “Intinya, tradisi tetap terjaga, keamanan juga tetap terjamin,” tutup AKP I Kadek Ariawan.(djr)










