Gatanews.id|Mataram – Teras Udayana Mataram menjadi saksi semangat baru, bagi dunia event dan industri kreatif Nusa Tenggara Barat. Dalam suasana penuh semangat kolaboratif, Jumat (18/7/2025), Dewan Pengurus Daerah (DPD) Backstagers Indonesia NTB resmi dilantik. Lalu Rio Febri Saputra kini dipercaya menakhodai organisasi ini, membawa misi besar: memberdayakan insan event lokal, menggerakkan ekonomi daerah, dan menjadikan NTB Makmur Mendunia.
Dalam pidato perdananya sebagai Ketua DPD, Lalu Rio menegaskan komitmen Backstagers NTB, bukan hanya sebagai pelaksana event, tetapi juga sebagai pemilik panggung di tanah sendiri.
“Kami hadir bukan untuk jadi penonton di rumah sendiri. Setiap event adalah kontribusi nyata untuk ekonomi lokal, menyerap tenaga kerja, dan menciptakan multiplier effect lintas sektor,” tegasnya di hadapan tamu undangan.
Menurutnya, industri event bukan sekadar tontonan, tapi investasi sosial dan ekonomi jangka panjang.
“Lewat kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan komunitas, kita bangun ekosistem yang saling dukung. Karena ketika daerah diberi kepercayaan, daerah pasti bisa membuktikan kemampuannya,” sambungnya.
Sekretaris Jenderal DPP Backstagers Indonesia, Budi Susanto, turut memperkenalkan sejarah organisasi yang lahir dari komunitas para pelaku event sejak 2013, dan menjelma menjadi asosiasi berbadan hukum pada masa pandemi.
“Musda dan pelantikan ini bukan sekadar seremoni administratif. Ini momen konsolidasi, refleksi, dan proyeksi masa depan. Kini saatnya kita berpikir sebagai event creator, bukan hanya eksekutor,” jelasnya.
Sementara Ketua Umum DPP Backstagers Indonesia, Andro Rohmana, meski berhalangan hadir karena tugas penting di BNPB, tetap menyampaikan dukungan penuh lewat sambutan melalui zoom.
“Saya yakin NTB punya potensi besar dalam industri event. Kita sudah buktikan dengan diterimanya usulan peta jarak industri oleh Kementerian Pariwisata. Mari teruskan perjuangan ini bersama,” ucapnya.
Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal, yang turut hadir dan memberi sambutan, mengapresiasi kehadiran Backstagers sebagai mitra strategis Pemprov, dalam mengembangkan quality tourism.
“Kami tidak hanya butuh event organizer, tapi juga desain kreator. Target kami satu event besar per bulan tahun ini. Tahun depan, dua event per bulan. Di tahun ketiga satu event besar per minggu!” ujar Gubernur Iqbal dengan semangat.
Ia menyebut jika industri event sebagai solusi nyata, dalam menggerakkan perekonomian lokal dan menjadi alat konkret menekan angka kemiskinan.
“NTB terlalu kaya dengan budaya, alam, dan atraksi. Ide event tidak akan pernah habis di sini. Tinggal mau atau tidak kita garap bersama,” pesannya.
Acara pelantikan juga dihadiri berbagai tokoh penting, di antaranya Pj. Sekretaris Daerah NTB, Kepala Dinas Perindustrian NTB, perwakilan Korem 162/Wira Bhakti, Forkopimda Kota Mataram, dan pimpinan organisasi mitra lainnya.
Mereka semua menyampaikan harapan besar, agar DPD Backstagers NTB dapat menjadi penggerak industri kreatif, penguat ekosistem ekonomi lokal, dan duta NTB di kancah nasional maupun internasional.
Dengan pelantikan itu Backstagers Indonesia resmi membuka babak baru di NTB. Bersama Lalu Rio dan jajaran pengurus yang telah terkurasi serta terverifikasi, industri event di NTB kini memiliki arah dan nakhoda baru.
Langkah ke depan pun jelas, berdayakan lokal, bangun kolaborasi, dan dorong NTB untuk tidak hanya dikenal nasional, tapi juga mendunia.










