Gatanews.id|Lombok Utara – Suasana pegunungan yang sejuk di Desa Sambik Bangkol, Kecamatan Gangga, Lombok Utara, Kamis (19/6/2025), menjadi saksi kegiatan Media Visit PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Barat bertema “Ada Cerita Bersama Media”. Kegiatan ini dilaksanakan di lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) Santong yang memiliki kapasitas 1 MW (1.000 kWH).
Acara ini menjadi momen istimewa yang memperkuat sinergi antara PLN dan media di NTB, serta menjadi ajang berbagi cerita dan informasi langsung dari lapangan.
General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, dalam sambutannya menyampaikan jika keterlibatan media sebagai bagian penting dalam mendukung transformasi besar PLN, khususnya menuju energi bersih dan digitalisasi layanan.
“Kehadiran rekan-rekan media bukan hanya sekadar berbagi kaus, tapi lebih dari itu, membangun narasi bersama tentang transisi energi di NTB,” ujarnya disambut tepuk tangan hangat dari peserta.
Dukung Transisi Energi Nasional
PLTMH Santong disebut sebagai wujud nyata komitmen PLN, dalam menghadirkan listrik dari potensi lokal yang ramah lingkungan. Pembangkit ini memanfaatkan aliran air pegunungan yang stabil dan tanpa emisi, menghasilkan rata-rata 3,5 juta kWh per tahun. Angka ini berkontribusi sekitar 2,5 persen dari total sistem kelistrikan NTB.
“Meski tampak kecil, tapi ini adalah langkah besar dalam mendukung bauran Energi Baru Terbarukan (EBT) di NTB,” jelas Heny.
Saat ini, komposisi EBT di NTB mencapai sekitar 5,16 persen, dengan target ambisius mencapai 25,9 persen pada tahun 2034. PLN pun tengah menyiapkan berbagai pembangkit EBT lainnya, seperti PLTS di Sumbawa dan Lombok, untuk memperkuat sistem kelistrikan yang telah looping dan terintegrasi.
Media sebagai Mitra Utama
Heny menegaskan jika transformasi PLN tidak akan berhasil tanpa dukungan media. Melalui kegiatan seperti ini, PLN ingin membangun dialog yang terbuka, memperkuat kepercayaan, dan menyampaikan pesan tentang pentingnya keberlanjutan, efisiensi, dan tanggung jawab terhadap lingkungan.
“PLN bukan sekadar penyedia listrik, tapi bagian dari perubahan besar menuju energi bersih. Media adalah mitra utama kami dalam menyampaikan pesan ini ke masyarakat luas,” ungkapnya.
Di akhir acara, para jurnalis diajak meninjau langsung lokasi pembangkit dan melihat bagaimana energi dari alam, diolah menjadi listrik yang bermanfaat bagi masyarakat.
Sebagai informasi, PLTMH Santong menjadi satu dari sekitar 20 potensi pembangkit EBT di NTB, yang ke depan akan terus dikembangkan seiring dengan kebutuhan sistem dan kesiapan infrastruktur pendukung seperti baterai dan jaringan transmisi.(djr)










