Pemda KSB Resmi Luncurkan Kartu KSB Maju: Terobosan Digital Integrasi Layanan Sosial, Pendidikan, Kesehatan, dan Ekonomi

Gatanews.id, Taliwang | Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) secara resmi meluncurkan Kartu KSB Maju, sebuah inovasi digital yang mengintegrasikan berbagai layanan bantuan sosial, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi dalam satu kartu multifungsi.

Acara peluncuran digelar di Lapangan Graha Fitrah, Komplek Perkantoran Kemutar Telu Center (KTC), Taliwang, dan dihadiri ribuan masyarakat serta jajaran penting Forkopimda.

Dalam sambutannya, Bupati KSB, Amar Nurmansyah menyatakan bahwa Kartu KSB Maju adalah hasil dari proses panjang reformasi sistem pelayanan bantuan di daerah, dengan tujuan menciptakan mekanisme distribusi bantuan yang lebih transparan, tepat sasaran, dan efisien.

“Ini bukan sekadar kartu biasa. Ini adalah alat eksekusi dan kontrol program pemerintah yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” tegas Bupati.

 

Digitalisasi Layanan Pendidikan dan Kesehatan

Di sektor pendidikan, Kartu KSB Maju memungkinkan pencairan bantuan pendidikan berlangsung otomatis. Orang tua cukup menunjukkan kartu atau Kartu Keluarga saat pendaftaran ulang, dan dana bantuan langsung masuk ke rekening Bank NTB Syariah yang terdaftar atas nama kepala keluarga.

Sementara itu, di bidang kesehatan, sistem layanan berbasis Puskesmas kini menjadi lebih responsif. Warga cukup menghubungi nomor layanan darurat, dan tim medis lengkap dengan ambulans akan segera datang ke rumah.

“Tidak perlu lagi repot ke Puskesmas. Layanan kesehatan akan datang ke rumah warga,” ungkap Bupati disambut tepuk tangan meriah.

 

Bantuan Sosial Menjangkau Kelompok Rentan

Kartu KSB Maju juga menjamin bantuan bulanan kepada kelompok rentan, seperti guru ngaji, marbot masjid, lansia, penyandang disabilitas, anak yatim piatu (Rp500.000/bulan per anak), hingga anggota Forum Masyarakat Miskin dan Rentan (FM332).

 

Sistem Terintegrasi dan Kontrol Berbasis Data

Setiap bantuan yang disalurkan akan tercatat dalam sistem aplikasi KSB Maju oleh masing-masing OPD. Data tersebut tidak hanya mencegah tumpang tindih bantuan, tetapi juga menjadi landasan evaluasi dan pengambilan kebijakan di masa depan.

“Kalau bantuan tidak meningkatkan hasil tangkapan nelayan, berarti kita harus evaluasi dan ganti bantuannya,” kata Bupati menekankan pentingnya efektivitas program.

 

Kartu Sekaligus ATM: Disetujui Bank Indonesia

Bupati Amar juga mengumumkan bahwa Bank Indonesia telah menyetujui penggunaan Kartu KSB Maju sebagai kartu ATM. Hal ini menjadikan Pemda KSB sebagai satu-satunya daerah di Indonesia yang berhasil menyatukan fungsi layanan publik dan transaksi keuangan dalam satu kartu bantuan.

“Digitalisasi ini memperkuat akuntabilitas dan mempercepat penyaluran bantuan,” ujarnya.

 

Komitmen untuk Terus Berkembang

Untuk tahap awal, program akan difokuskan pada tujuh sektor prioritas. Namun, Pemkab berkomitmen untuk memperluas cakupan dan fitur kartu seiring kebutuhan masyarakat dan kemampuan fiskal daerah.

Acara peluncuran ini juga turut dihadiri oleh tokoh-tokoh penting daerah, termasuk mantan Bupati Dr. H. W. Musyafirin, MM, Plt. Dirut Bank NTB Syariah, Kajari, Kapolres, Dandim 1628/Sumbawa Barat, Ketua DPRD, Kepala Kemenag, serta Ketua Pengadilan Negeri dan Pengadilan Agama Sumbawa Barat.

Kartu KSB Maju kini menjadi simbol nyata dari upaya Pemkab Sumbawa Barat menuju tata kelola pemerintahan yang modern, responsif, dan berpihak pada masyarakat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *