Gatanews.id, Mataram | Kantor Wilayah (Kanwil) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) 2025, yang dihadiri oleh seluruh Kepala Kantor Pertanahan Kota/Kabupaten se-NTB beserta jajaran.
Rakerda ini dibuka oleh Kepala Kanwil BPN NTB, Lutfi Zakaria, S.I.P., M.H., yang menekankan pentingnya efisiensi anggaran serta penguatan literasi regulasi pertanahan.
“Ke depan, kita harus memperbanyak wawasan, tidak hanya soal pendaftaran tanah, tetapi juga memahami regulasi lain yang berkaitan, seperti kehutanan, pesisir, sungai, dan pantai. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir risiko pertanahan,” ujar Lutfi dalam sambutannya.
Dalam Rakerda ini, dibahas berbagai poin penting, termasuk:
✅ Evaluasi program pertanahan tahun 2024
✅ Perencanaan strategis untuk tahun 2025
✅ Peningkatan pemahaman regulasi terkait pertanahan lintas sektor
Lutfi menegaskan bahwa pertanahan bukan sektor yang berdiri sendiri, tetapi memiliki keterkaitan erat dengan sektor lain seperti lingkungan dan tata ruang. Oleh karena itu, sinergi antarinstansi sangat dibutuhkan dalam menyusun kebijakan yang lebih komprehensif.
Sebagai bentuk penghargaan atas kinerja yang telah dicapai, Kanwil BPN NTB memberikan apresiasi kepada seluruh Kantor Pertanahan Kota/Kabupaten yang telah menunjukkan dedikasi dalam menjalankan program pertanahan tahun 2024.
Dengan adanya Rakerda ini, diharapkan seluruh jajaran BPN NTB semakin solid dalam menjalankan tugasnya, serta mampu menghadapi tantangan pertanahan yang semakin kompleks di masa mendatang. (*)










