Gatanews.id | Pringgabaya, Lombok Timur – Nama Husni Mubarak,QH. M.Pd atau akrab disapa ” Ustadz Ni ” semakin dikenal masyarakat luas, saat ia resmi mencalonkan diri untuk mengemban amanah sebagai Calon DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) dari Partai Gerindra Kabupaten Lombok Timur. Sebelum melangkah mencalonkan diri sebagai bekal calon , Husni Mubarak merupakan salah satu anggota aktif organisasi kepemudaan dan sekaligus sebagai pendiri dan pengasuh ponpes Yasnuhu yang saat ini berada di Desa Pringgabaya Utara Pria kelahiran Pringgabaya 23 Februari 1982 itu telah memiliki ketertarikan berorganisasi sejak ia menimba ilmu di IAIH NW Anjani Lombok Timur
Dan dari sana, ia menyadari betul bahwa melakukan diskusi-diskusi, baik di dalam maupun di luar suatu organisasi dapat menjadi lentera kecil bagi masyarakat, khususnya generasi muda untuk membangun Kecamatan Pringgabaya yang lebih baik dengan caranya masing-masing.
Di samping itu, lanjutnya, pemuda sebaiknya punya keberanian lebih untuk menentukan pilihan hidup, dan tidak sekadar mengikuti arus, tetapi mencoba melihat dengan cara berbeda, dan mengasah kepekaan diri dengan cara melihat ranting yang bertebaran di tengah arus tersebut.
“Dengan kata lain, sadar atau tidak, keberanian menentukan pilihan hidup secara perlahan akan membentuk karakter seseorang. Sementara ruang-ruang diskusi dapat mengasah kepekaan manusia. Misalnya, tidak terburu-buru memotong pembicaraan atau mengabaikannya. Jadilah pendengar yang baik sehingga kita lebih bisa berempati,” kata yang akrab di sapa dengan Ustadz Ni dalam Musyawarah Masyarakat, Minggu Malam (25/06/2023).
Selain dikenal punya loyalitas tinggi dalam berorganisasi, Husni Mubarak juga dikenal aktif di berbagai organisasi yang membesarkan namanya. Ia kerap menyuarakan hal-hal positif kepada generasi muda. Karena ia percaya, generasi muda punya pola pikir yang dapat memberikan kontribusi lebih kepada Masyarakat Pringgabaya pada umumnya.
“Generasi muda adalah penerus bangsa ini. Melalui organisasi, kita dapat menyumbang pokok pikiran, memberikan pendapat untuk negeri ini. Meski tidak didengar atau dapat terealisasi apa yang telah disuarakan, paling perubahan besar terjadi untuk diri kita. Kita bisa lebih punya empati. Tapi, untuk mengubah keadaan, tidak ada salahnya generasi muda masuk ke dalam sistem agar Negeri kita ini lebih baik dan dewasa ke depannya,” jelas putra asli Pringgabaya yang mulai bergabung dengan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra ) sejak tahun 2022 lalu.
Di tengah kesibukannya yang padat, Alumni Sekolah MA NW kecamatan Wanasaba itu tetap terlibat dalam berbagai organisasi dan mengemban berbagai amanah yang dipercayakan kepadanya.
Adapun amanah yang dipercayakan kepadanya dalam struktur organisasi, yaitu Ketua MKKS ( Musyawarah Kerja Sekolah Swasta) Lombok Timur, Ketua Pokja TPQ Lombok Timur , Anggota Dewan pertimbangan BAZNAS Lombok Timur.
Selain memegang jabatan penting di berbagai organisasi, anak ke 7 dari pasangan dari H.Mahsum Hamid (Alm) dan Hj Zahrani juga berprofesi sebagai Guru Ngaji. Husni Mubarak memiliki pengalaman kerja sebagai Pimpinan Pondok pesantren Yasnuhu Pringgabaya Utara yang berdiri dari tahun 2015 sampai sekarang masih berdiri kokoh.
“Alhamdulillah, saya akhirnya di percaya sebagai kader dari Partai ( Gerindra ) dan bersama masyarakat untuk membangun Desa khususnya Kecamatan Pringgabaya dan pada umumnya Kabupaten Lombok Timur yang bergerak di bidang pendidikan dan pembangunan.
Menurut Husni, setiap orang memiliki kesempatan yang sama dalam meraih kesuksesan dalam berbagai bidang. Pasalnya, ia mengalami sendiri saat membangun usaha pertama kali. Meski finansial terbatas, ia tetap tekun menjalani ikhtiar dan niat yang ia mulai dari mengumpulkan pendapat tokoh tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda.
“Ketekunan, kejujuran dan doa orang tua menjadi modal besar saat saya terjun pertama kali ke dunia Politik. Oleh karenanya, bermimpi saja tidak cukup. Jika punya mimpi sebaiknya juga diimbangi dengan kerja keras kegigihan dan konsistensi,” ucap Husni Mubarak.
Foto: Pribadi
Berpolitik adalah Hak Warga Negara
Husni Mubarak bukan yang pertama jatuh cinta dengan politik. Baginya, ada esensi yang berbeda di antara kedua profesi itu. Menurutnya, setiap orang punya hak yang sama untuk memajukan negeri. Entah itu harus masuk ke dalam sistem atau dengan sumbangsih lain yang akhirnya juga untuk mengharumkan nama negeri.
“Kalau dari sudut pandang saya sebagai generasi muda, masuk ke dalam sistem adalah bentuk aktualisasi dan kontribusi kepada bangsa juga bagian dari hak sebagai warga negara,” katanya.
“Hemat saya, masih minim anak muda di negeri yang ingin mencalonkan diri sebagai anggota DPRD,” ujar Husni.












