Gatanews.id, Mataram | Hingga kini pihak kepolisian masih belum menemukan identitas dari mayat perempuan yang ditemukan mengapung di Pantai Dusun Bone Pute RT 13, Desa Labuhan Kertasari, Kabupaten Sumbawa Barat, akhir pekan kemarin.
Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Artanto saat dihubungi Senin (09/01/2023) oleh Gatanews.id melalui pesan singkat WhatsApp mengatakan belum dapat menemukan identitas dari mayat tersebut.
“Nihil ditemukan identitas mayat tersebut. Hanya ciri-ciri saja perempuan dengan tinggi 150 cm dan umur sekitar 40 sampai 50 tahun,” ucapnya.
Pada tanggal 04 Januari 2023 sekitar pukul 07.00 Wita seorang nelayan setempat menemukan mayat perempuan yang mengapung di pinggir pantai.
Penemuan mayat tersebut juga sempat menggemparkan warga sekitar, lantaran sebelumnya ada seorang WNA Prancis yang sempat hilang ketika berenang dari Gili Trawangan ke Gili Meno.
“Bukan warga negara Prancis yang hilang di Gili Trawangan. Karena hasil otopsi gigi berbeda ciri pada mayat yang ditemukan tersebut,” ungkap Artanto saat ditanyai tentang keterkaitan dengan WNA Prancis yang hilang.
Dilanjut Artanto, untuk penyebab kematian dari mayat tersebut sampai saat ini pihaknya masih menunggu hasil outopsi yang dilakukan oleh tim forensik pihak rumah sakit.
“Untuk saat ini kami belum bisa memberikan informasi, karena hasil outopsi belum keluar secara resmi oleh pihak rumah sakit. Saya belum tau waktunya kapan akan keluar hasilnya, nanti penyidik yang akan koordinaskan,” katanya.
Sebelumnya, Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Heru Muslimin mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga agar segera menghubungi Polres Sumbawa Barat. (Ang)












