Sambut HUT RSUP NTB, IPDRS Gelar Bulan Donor Darah

Gatanews.id | Dalam rangka memeriahkan HUT RSUD Provinsi NTB yang ke-53, Instalasi Pelayanan Darah (IPD) RSUD Provinsi NTB ikut berkontribusi untuk meramaikan HUT RSUD Provinsi November mendatang.

 

Kegiatan yang berlangsung mulai 1 Oktober 2022 ini bertempat di UTDRS Provinsi. Kegiatan ini bertujuan untuk menggerakkan masyarakat agar mau untuk giat donor darah.

 

“Kami mengajak masyarakat untuk menyumbangkan darahnya secara berkala untuk kepentingan masyarakat yang membutuhkan, karena semakin hari kebutuhan darah di rumah sakit semakin banyak,” ujar dr. Susi Wirawati Triyono saat ditemui di ruangannya, Senin (17/10).

 

Dilanjut dr. Susi, selain untuk masyarakat umum, giat donor darah ini juga dilakukan di kalangan internal RSUD Provinsi sendiri.

 

“Jadi, untuk civitas hospitalia RSUD Provinsi agar rutin untuk melakukan donor darah di IPDRSUP, sehingga diharapkan pemenuhan kebutuhan darah bagi pasien yang membutuhkan terpenuhi,” katanya.

 

Untuk donor darah ini sendiri bisa dilakukan paling tidak dua setengah bulan sampai tiga bulan. Karena usia pembentukan sel darah merah adalah berkisar dua setengah bulan sampai dengan tiga bulan. Sehingga sangat dianjurkan bagi pendonor utk mendonorkan darahnya kembali secara rutin dalam rentang waktu tersebut.

 

dr. Susi juga menjelaskan bahwa tujuan utama dari giat donor darah ini sebetulnya untuk menggiatkan peran serta dari civitas hospitalia. Jadi pegawai rumah sakit semuanya yang ada di lingkungan RSUD Provinsi ini untuk bisa rutin donor darah di instalasi pelayanan darah. Khusus pegawai RS dan umum masyarakat luas.

 

“Dengan moment HUT RSUD Provinsi di sinilah kita benar-benar berusaha mengajak peran aktif Civitas Hospitalia sendiri untuk giat donor darah. Dan untuk masyarakat sendiri Insyaallah sudah banyak yang tahu dengan keberadaan IPDRS atau instalasi darah ini,” jelasnya.

 

Tidak hanya di PMI, tapi di RSUD Provinsi juga masyarakat bisa mendonorkan darahnya. IPDRS ini sendiri tidak hanya melayani donor pengganti, tetapi juga melayani pendonor sukarela.

 

“Kita sangat mengharapkan memang donor sukarela ini karena kebutuhan darah semakin hari semakin meningkat,” ungkapnya.

 

Sampai saat ini mulai dari 1 Oktober jumlah pendonor sebanyak 403 pendonor, kalau dalam sehari bisa sampai 30 orang pendonor. Darah dari masyarakat sendiri atau masing-masing individu ini betul-betul sangat membantu untuk kehidupan orang banyak.

 

“Jadi setetes darah anda sangat berharga untuk kehidupan orang lain,” pungkasnya. (Ang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *