Terseret Ombak, Tiga Mahasiswa Universitas STAI Al-Amin Kediri Meninggal Dunia 

Gatanews.id | Lima orang mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Amin Kediri, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat dilaporkan tenggelam di Pantai Klui, Kabupaten Lombok Utara, tiga diantaranya meninggal dunia, Minggu (02/10) sekitar pukul 16.30 Wita.

 

Kapolres Lombok Utara AKBP I Wayan Sudarmanta membenarkan kejadian tersebut. Dan mengatakan bahwa, korban sebanyak lima orang mahasiswa, dua orang berhasil diselamatkan, sedangkan tiga orang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

 

Banner Iklan Aruna

“Ketiga korban yang meninggal yakni Eibra Alby Alqy Iqsan (19) asal Kediri, Dedi Irawan (19) asal Sekotong dan Awan Purwanto (19) asal Jonggat sedangkan dua korban yang selamat atas nama Joni Muhandar (19) asal Bondar dan Izrar (24) asal Lembar,” ucap Kapolres.

 

Kesemua korban, lanjutnya, sudah dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Nipah, Kabupaten Lombok Utara.

 

“Insiden tenggelamnya para mahasiswa STAI Al-Amin Kediri tersebut diduga karena para korban tidak bisa berenang dan terseret ombak ke tengah laut,” ujar Sudarmanta.

 

Menurut keterangan saksi di lokasi kejadian, kelima korban merupakan bagian dari rombongan Mahasiswa Baru (Maba) STAI Al-Amin Kediri yang sedang melakukan kegiatan di Pantai Klui, Kabupaten Lombok Utara.

 

Pada sebelumnya seluruh rombongan STAI Al-Amin Kediri sudah bersiap untuk pulang, namun kelima mahasiswa ini masih ingin mandi di pantai.

 

“Kemudian tidak berselang lama, mereka tiba-tiba melambaikan tangan dan berteriak meminta tolong setelah tergulung ombak,” jelas saksi.

 

Melihat kejadian itu warga yang ada di pantai menuju ketengah laut, kemudian diangkut kedaratan satu persatu menggunakan papan surfing. (Ang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *