GataNews.id | Jajaran Polres Lombok Tengah tidak henti-hentinya melaksanakan pembinaan dan himbauan untuk memastikan masyarakat tetap mematuhi Protokol Kesehatan dan Situasi Kamtibmas tetap Kondusif setelah berakhirnya perhelatan MotoGP di Sirkuit Mandalika. Hal tersebut dilakukan oleh Anggota Sat Binmas Polres Lombok Tengah di Pasar Renteng, Praya, Selasa (22/03) Sekitar pukul 08.30 Wita.
Pelaksanaan pembinaan dan himbauan juga dilakukan kepada pedagang minyak goreng untuk tidak melakukan penimbunan serta menjual diatas harga standar serta tidak mencari keuntungan yang berlipat ganda ditengah limitnya ketersediaan minyak goreng.
Dari hasil pantauan yang dilakukan oleh anggota Sat Binmas di lokasi pasar renteng, masih banyak pedagang yang menjual minyak goreng dengan rata-rata kisaran harga Rp 22.000-Rp 24.000/liter sementara untuk minyak kelapa dihargakan kisaran Rp 18.000/liter.
Dikonfirmasi secara terpisah Kapolres Lombok Tengah AKBP Hery Indra Cahyono, S.I.K., S.H., M.H., melalui Kasat Binmas Polres Lombok Tengah menyampaikan bawa kegiatan yang dilaksanakan oleh anggotanya sebagai upaya memastikan masyarakat tetap mematuhi Protokol Kesehatan berupa menerapkan pola 5 M. Selain itu sebagai upaya memastikan Kamtibmas yang Kondusif serta memastikan ketersediaan minyak goreng.
“Warga masyarakat memahami pembinaan dan himbauan dari Kepolisian terkait dengan harga dan ketersediaan minyak goreng serta tertib patuhi Prokes Covid-19 dengan mengurangi kerumunan serta menciptakan Sitkamtibmas yang kondusif,” tutup Kasat Binmas. (Ang)












