Gatanews.id|Lombok Barat – Kepedulian Polsek Lingsar terhadap masyarakat tak berhenti pada kegiatan menjaga keamanan dan kelestarian lingkungan. Usai mengikuti penanaman pohon dalam program Green Policing, Kapolsek Lingsar Iptu Ida Ayu Ratih Tirta Dewi, S.H. bersama Yayasan Fiona Unity Foundation, Jumat (30/10/2026), menyambangi seorang penyandang disabilitas di Dusun Embungpas Timur, Desa Sigerongan, untuk menyalurkan bantuan sosial.
Dalam kegiatan bertajuk Jumat Menyapa tersebut, Kapolsek Lingsar sapaan Iptu Dayu bersama personel dan perwakilan Fiona Foundation menyerahkan bantuan kepada Dian Sidik (23). Bantuan yang diberikan berupa satu matras, tiga karung beras, serta pampers untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari penerima.
Iptu Dayu mengatakan, kegiatan sosial tersebut menjadi bentuk kepedulian kepolisian terhadap masyarakat yang membutuhkan perhatian dan dukungan. Menurutnya, kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan keamanan, tetapi juga membangun kepedulian dan hubungan kemanusiaan.
“Melalui kegiatan Jumat Menyapa, kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat, termasuk saudara-saudara kita penyandang disabilitas. Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan kebutuhan sehari-hari dan memberikan semangat,” ujar Iptu Dayu.
Dia juga mengapresiasi keterlibatan Yayasan Fiona Unity Foundation yang ikut berkolaborasi dalam kegiatan sosial tersebut. Sinergi antara kepolisian dan lembaga sosial dinilai penting, agar kepedulian terhadap masyarakat dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat.
“Kami berterima kasih kepada Fiona Foundation atas kepedulian dan kerja samanya. Kami berharap kolaborasi seperti ini terus terjalin, sehingga semakin banyak masyarakat yang bisa merasakan manfaat kegiatan sosial,” tambahnya.
Program Jumat Menyapa menjadi bagian dari kegiatan Jumat Keliling (Jumling) sekaligus implementasi Quick Wins Kapolri. Melalui kegiatan tersebut, Polsek Lingsar berupaya memperkuat kedekatan dengan masyarakat, menyerap aspirasi, serta menghadirkan kepedulian secara langsung.
Iptu Dayu turut mengajak masyarakat untuk saling membantu, dan tidak mengabaikan keberadaan penyandang disabilitas di lingkungan sekitar.
“Mari kita bangun kepedulian bersama. Jangan menunggu orang lain bergerak untuk membantu sesama. Hal sederhana yang kita lakukan bisa sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan,” tutupnya.(djr)












