Kapal Tongkang Karya Star 95 Bersandar di Sambelia, Muatan Batu Bara Terbakar

Gatanews.id Lombok Timur – Kebakaran terjadi pada muatan batu bara di atas Kapal Tongkang Karya Star 95 yang bersandar di Dermaga PT. Lombok Energy Dynamics (LED), Desa Gunung Selatan, Kecamatan Sambelia, Kabupaten Lombok Timur, Jumat (4/9/2026) sekitar pukul 20.30 WITA.

Berdasarkan informasi awal yang diterima kepolisian, kapal tongkang tersebut merupakan milik Perusahaan Karya Bintang Timur dengan General Manager (GM) Padli. Kapal dengan nama Karya Star 95 tersebut membawa muatan batu bara sekitar 10.000 metrik ton dari Jetty SJA Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, menuju Pulau Lombok.

Sebelum tiba di wilayah Lombok Timur, kapal telah melakukan perjalanan selama beberapa hari. Berdasarkan keterangan awal dari pihak kapal, kebakaran diketahui terjadi saat kapal memasuki wilayah Selat Jawa, tepatnya pada bagian gundukan muatan batu bara.

CIP Takeboat Karya Star 95, Tian Manopo, menerangkan bahwa selama pelayaran kondisi cuaca cukup panas dan gelombang laut relatif buruk. Pada hari ketujuh perjalanan, diketahui terdapat muatan batu bara pada bagian gundukan terakhir yang mengalami kebakaran.

Selanjutnya, saat kapal mendekati wilayah Gili Kondo, pihak kapal berkoordinasi dengan General Manager dan agen untuk melakukan penyandaran di Dermaga PT. LED dengan kondisi sebagian muatan batu bara masih terbakar, sekaligus menyiapkan langkah penanganan dan pemadaman.

Sementara itu, Kapten Karya Star 95, Bermard Kahimpong, menyampaikan bahwa upaya pemadaman telah dilakukan oleh Anak Buah Kapal (ABK) dengan menggunakan persediaan air yang tersedia di kapal. Namun, kondisi angin kencang dan gelombang laut menyebabkan proses pemadaman mengalami kendala.

Api kemudian dilaporkan menjalar ke bagian gundukan muatan lainnya. Menjelang kapal memasuki wilayah Gili Kondo, pihak kapal kembali berkoordinasi dengan agen guna menyiapkan dukungan air untuk proses pemadaman setelah kapal bersandar di Dermaga PT. LED.

Mendapat informasi tersebut, personel kepolisian bersama unsur pemadam kebakaran langsung melakukan penanganan di lokasi. Saat ini Kabag Ops Polres Lombok Timur, Kasat Intelkam Polres Lombok Timur beserta personel Unit Ekonomi dan Unit Sosbud, Satpolairud Polres Lombok Timur, personel Polsek Sambelia, serta Unit Pemadam Kebakaran Kabupaten Lombok Timur berada di lokasi untuk melakukan pengamanan dan pemadaman.

Proses pemadaman dilakukan dengan mengerahkan sejumlah armada, di antaranya Unit Kendaraan WMK Pringgabaya, WMK Sambelia, Mako Pemadam Sukamulia, serta mobil tangki milik PT. LED.

Kepolisian masih melakukan penanganan dan pendalaman terhadap peristiwa tersebut, termasuk memastikan kronologi kejadian serta kondisi muatan selama perjalanan. Adapun penyebab pasti kebakaran dan jumlah kerugian materiil hingga saat ini belum dapat dipastikan dan masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut.

Kepolisian juga melakukan pengamanan di sekitar lokasi guna mencegah terjadinya gangguan terhadap keselamatan pekerja, aktivitas masyarakat maupun kegiatan operasional di kawasan Dermaga PT. LED.

Kasihumas Polres Lombok Timur IPTU Lalu Rusmaladi mengimbau masyarakat agar tidak mendekati lokasi kejadian dan menyerahkan proses penanganan kepada petugas di lapangan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati lokasi kebakaran dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Kami juga mengimbau pihak terkait untuk tetap mengutamakan keselamatan serta mengikuti arahan petugas selama proses penanganan berlangsung,” ujar Kasihumas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *