Gatanews.id|Lombok Barat – Dua peristiwa kebakaran terjadi akhir pekan di wilayah Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat. Polisi bersama warga, Damkar dan PLN bergerak menangani kebakaran lahan kebun hingga pohon beringin yang terbakar di pinggir jalan.
Peristiwa pertama terjadi di Bukit Korea, Dusun Dopang Selatan, Desa Dopang, Minggu (23/8/2026) sekitar pukul 16.30 Wita. Lahan kebun milik H. Sinardi seluas sekitar 60 are, terbakar setelah semak dan alang-alang kering dilalap api.
Warga yang melihat kobaran api sekitar pukul 16.20 Wita, langsung berupaya melakukan pemadaman menggunakan peralatan sederhana seperti pelepah pisang dan pelepah kelapa. Petugas Damkar kemudian tiba sekitar pukul 17.00 Wita, namun kendaraan tidak bisa masuk ke titik kebakaran, sehingga pemadaman dilanjutkan secara manual menggunakan ember.
Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.30 Wita. Tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiil dalam kejadian tersebut. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.
Kapolsek Gunungsari AKP Imran Rosyadi, S.H. mengatakan jika pihaknya tetap mewaspadai kejadian kebakaran lahan, terlebih beberapa kasus serupa muncul di wilayah hukum Polsek Gunungsari.
“Kami terus memonitor kejadian kebakaran lahan dan melakukan langkah penyelidikan, untuk mengetahui penyebabnya. Masyarakat kami imbau tidak melakukan aktivitas yang bisa memicu api, terutama saat kondisi lahan kering,” ungkapnya.
Kebakaran kembali terjadi sekitar pukul 17.40 Wita. Kali ini sebuah pohon beringin di simpang tiga Dusun Gunungsari, Desa Tamansari, terbakar.
Api diduga muncul akibat korsleting kabel listrik yang menempel pada bagian dahan pohon. Saksi melihat percikan api dari kabel sekitar pukul 17.30 Wita, lalu melaporkan kejadian tersebut kepada kepala dusun.
Petugas URC PLN datang sekitar pukul 18.00 Wita untuk memutus aliran listrik. Tak lama kemudian, petugas Damkar Lombok Barat tiba dan melakukan pemadaman, hingga api berhasil dipadamkan sekitar pukul 18.10 Wita.
Kebakaran pohon sempat membuat aliran listrik warga sekitar padam. Arus lalu lintas di Jalan Raya Gunungsari juga mengalami kemacetan akibat aktivitas penanganan di lokasi.
Kapolsek Gunungsari memimpin langsung personel untuk mengatur lalu lintas, sekaligus memastikan proses pemadaman berjalan aman.
“Kami langsung mengerahkan personel untuk mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi, agar kemacetan tidak semakin panjang. Kami juga berkoordinasi dengan PLN dan Damkar selama proses penanganan,” ujar AKP Rosyadi.
Ia juga mengingatkan warga agar segera melapor jika menemukan percikan api, kabel bermasalah atau potensi kebakaran di lingkungan. Respons cepat warga dinilai penting untuk mencegah api meluas, dan mengurangi risiko terhadap keselamatan masyarakat.
“Kalau melihat tanda-tanda kebakaran atau kondisi yang berpotensi memicu api, segera laporkan kepada petugas. Jangan menunggu api membesar karena penanganan sejak awal jauh lebih mudah,” tegasnya.(djr)












