Rute Ekstrem 162 Km Rinjani 100 Uji Pisik Dan Mental Pelari Dunia

Gatanews.id || Lombok Timur –  Race Director FoneSport yakni Dian Sukmara, menjelaskan secara rinci rute kategori terjauh 162 kilometer dalam ajang lari ultra trail Rinjani 100 tahun 2026 yang dikenal sebagai salah satu lomba paling menantang di dunia.

Perlombaan tersebut menyediakan lintasan spektakuler yang menggabungkan panorama pesisir, jalur desa adat, hingga medan pegunungan ekstrem di kawasan Gunung Rinjani. 

Kategori 162 kilometer resmi dilepas pada Jumat (1/5/2026) pukul 08.00 WITA dari Pantai Pekandangan, Desa Belanting, Kecamatan Sembelia, kabupaten Lombok Timur(Lotim) Nusa Tenggara Barat (NTB).

Saat pelepasan peserta, Dian menjelaskan bahwa pelari akan memulai rute menuju Sembalun, tepatnya Desa Adat Sembalun, sebelum melanjutkan pendakian ke sejumlah titik teknis seperti Anak Dara, Sempana, Nanggi, Pusuk, Propok, hingga Daun-Daun.  

Jalur kemudian berlanjut ke Tengengean dan Plawangan Sembalun, sebelum para peserta menyusuri puncak-puncak Rinjani.

“Peserta juga akan masuk ke kawasan Segara Anak, naik ke Pelawangan Senaru, Torean, lalu kembali lagi ke Plawangan. Dari sana turun ke Tengengean menuju Bawaq Nao, lanjut ke Pergangsingan, naik ke Telaga Hill, dan finis di Hotel Nusantara,” jelas Dian.

Panitia menetapkan batas waktu (cut off time) selama 55 jam bagi peserta untuk menyelesaikan rute ekstrem tersebut. 

Dian menyebut salah satu pelari elite dunia, Sange Sherpa, memiliki catatan waktu sekitar 40 jam dan tahun ini berambisi memecahkan rekornya sendiri.

Lebih lanjut, 187 pelari dari 34 negara ambil bagian dalam kategori paling bergengsi ini. Secara keseluruhan, Rinjani 100 tahun 2026 diikuti oleh 4.874 peserta dari 42 negara.

Ajang yang dipusatkan di kawasan Sembalun, Lombok Timur ini berlangsung selama tiga hari, mulai 1 hingga 3 Mei 2026, dengan enam kategori lomba. 

Rinciannya yakni 12 kilometer diikuti 546 pelari, 27 kilometer sebanyak 806 pelari, 36 kilometer sebanyak 2.668 pelari, 60 kilometer sebanyak 682 pelari, 100 kilometer sebanyak 285 pelari, dan kategori 162 kilometer sebanyak 187 pelari.

Event ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sarana promosi pariwisata alam Lombok Timur yang kian dikenal di kancah internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *