Gatanews|Lombok Utara – Komitmen mendorong ekonomi masyarakat, terus digencarkan PT PLN UIW NTB lewat program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Semangat Hari Kartini ikut menguatkan langkah ini melalui program Srikandi Women Support Women, Kamis (23/4/2026), bersama kelompok UMKM perempuan di Desa Medana, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara.
“Momentum Hari Kartini menjadi pengingat bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam pembangunan. Melalui program ini, kami ingin memperkuat kapasitas perempuan agar semakin mandiri secara ekonomi,” ungkap General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti.
Dikatakan, program berjalan di wilayah kerja ULP Tanjung, dengan fokus pada peningkatan kapasitas usaha perempuan. Perempuan desa didorong aktif menggerakkan ekonomi keluarga sekaligus komunitas.
“PLN berkomitmen mendukung pengembangan potensi ekonomi lokal, serta memperkuat kontribusi perempuan sebagai penggerak utama ekonomi di Nusa Tenggara Barat,” ujar Sri Heny.
Pelaksanaan kegiatan menggandeng kelompok Klub Baca Perempuan Desa Medana. Pendampingan dilakukan langsung di tingkat desa, guna menjaga keberlanjutan program dan memaksimalkan hasil.
“Pendampingan ini penting, agar para peserta bisa terus berkembang dan usaha mereka berjalan berkelanjutan,” jelas Sri Heny.
Disebutkan, program mencakup bantuan peralatan usaha bagi 15 UMKM perempuan, pelatihan kewirausahaan untuk 60 peserta, sosialisasi kelistrikan, hingga pendampingan usaha berbasis listrik produktif.
“Kami menghadirkan pendekatan terintegrasi, agar pelaku UMKM bisa berkembang dari sisi produksi hingga pemasaran,” katanya.
Dampak mulai terasa di lapangan. Sejumlah pelaku usaha kuliner mencatat lonjakan omzet hingga dua kali lipat, setelah menerima bantuan dan pelatihan.
“Program ini dirancang agar memberi dampak nyata terhadap peningkatan pendapatan masyarakat,” ucap Sri Heny.
Tak hanya itu, program ini juga mendorong lahirnya 15 UMKM baru, serta membuka sekitar 60 peluang kerja di lingkungan sekitar desa. Perputaran ekonomi lokal pun ikut terdorong.
“Kami berharap dampak ini terus meluas dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa,” tegasnya.
Melalui program ini, PLN UIW NTB terus menunjukkan peran aktif, dalam pembangunan sosial berbasis pemberdayaan perempuan.
“Kami akan terus menghadirkan program yang adaptif dan tepat sasaran, agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” tandas Sri Heny.
Ketua Klub Baca Perempuan Desa Medana, Nursida Syam, mengaku program ini membuka jalan baru bagi perempuan untuk mandiri secara ekonomi.
“Bantuan ini memberi peluang bagi kami, khususnya ibu rumah tangga, untuk memulai dan mengembangkan usaha sendiri,” tutur Nursida.(djr)












