SMPN 4 Masamba dibobol Maling Pelaku menuliskan Kata Bullying ditujukan kepada kepala sekolah

Luwu utara //Jumat, 24 Oktober ,2025.

Telah terjadi pencurian, pembobolan ruang perpustakaan, faktur pembelian buku paket hilang, perusakan aset sekolah, laptop satu buah merk azus dipatahkan, laptop Lenovo guru BK hilang, kipas angin dipatahkan, iped Samsung dua buah hilang, buku dan berbagai aset perpustakaan dihamburkan berantakan, pembobolan kantin sekolah, dan penulisan kalimat penghinaan ditujukan ke kepala sekolah UPT SMP negeri 4 Masamba.

Pertama kali hal tersebut diketahui oleh Satpam Sekolah Darmawan, yang sejak pukul 05.00 pagi tiba di sekolah dengan melihat penghinaan di lantai tulisan di ruang tunggu dan melihat dapur sekolah telah terbuka dan tabung gas sudah hilang.

 

Guru Piket yang datang kemudian Dra.H.Kasma. M.MPd. dan Nurjannah, S.Ag. menuju ke Perpustakaan dan melihat perpustakaan sekolah telah terbuka, dibuka paksa, gemboknya hilang, setelah mereka masuk ruangan perpustakaan terlihat ruangan perpustakaan. dalam keadaan sangat berantakan, laptop azus dirusak terbagi dua, kipas angin dipatahkan raket bulu tangkis juga dipatahkan, di ruangan kelas 8.4 lantai 2 gedung dekat perlihatkan ada tulisan besar Pilox di dinding penghinaan terhadap kepala sekolah.

Tulisan Pilox penghinaan juga tertulis di lemari samping aula lantai dua dekat kantor kepala sekolah, selain itu ruangan dapur sekolah juga dibuka paksa, tabung gas hilang 1 buah, salah satu kantin milik mama Vera di belakang sekolah diacak acak, Makanan dan lauk didalam kulkas, dihamburkan., Ruang Agama Kristen dibongkar, dan isinya diacak acak, Ruang BK juga dibongkar, dibuka paksa, laptop Lenovo milik salah seorang guru BK settu

Turman, S.Ag. hilang.

 

Melihat situasi tersebut kepala sekolah Yundini S.Pd. bersama kepala perpustakaan Sohra Nur, S.pd. segera ke polres Lutra Dan melaporkan kejadian, Tim Inafis segera bertindak cepat dan langsung ke TKP Melakukan identifikasi TKP, Kepala Bidang SMP Ahmad Subhan, yang datang ke TKP berkomentar bahwa ada indikasi bahwa ini bukan sekedar pencurian, beliau berharap segera ditemukan pelakunya setelah identifikasi forensik sidi jari dilakukan,.

 

Tim Inafis meminta kepada kepala sekolah segera melaporkan nomor seri Iped dan Laptop yang hilang. Salah seorang guru BK Rahayu Maryam juga melaporkan bahwa sebenarnya kejadian pembobolan dan pencurian di Ruang BK telah terjadi yang kedua kalinya, kejadian pertama terjadi di bulan Juni Empat bulan yang lalu ,saat itu kecurian dua buah iped sekolah ( tablet),.

 

Kepala sekolah Yundini, S.Pd. saat ditemui awak media, mengatakan telah melaporkan kejadian ke pihak berwajib polres Luwu Utara, ” semoga pelakunya segera ditangkap, dan diproses sesuai hukum yang berlaku, dan semoga kejadian ini Tidak terulang lagi ke depan.”, pungkas Kepala sekolah yang juga dinobatkan sebagai Duta Teknologi sulawesi selatan tahun 2018.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *