MotoGP  

Mengintip Kemewahan Casa Ducati MotoGP Mandalika 2025

Gatanews.id|Mandalika — Gelaran MotoGP Mandalika 2025 terasa beda. Pasalnya, Ducati Indonesia menghadirkan Casa Ducati, royal box supermewah di Pertamina Mandalika International Circuit, yang jadi tempat nonton paling eksklusif buat para pecinta Ducati dan MotoGP.

Dirancang desainer Alex Bayusaputro, Casa Ducati menghadirkan perpaduan antara kemewahan, kenyamanan, dan atmosfer balap khas Italia. Dari warna merah yang dominan hingga pelayanan kelas atas, semua dibuat untuk memberi pengalaman “menonton MotoGP seperti di rumah sendiri”.

Dengan tiket seharga Rp35 juta, tamu Casa Ducati menikmati layanan top: interior elegan, barista dan sommelier pribadi, hingga pemandangan lintasan dari spot terbaik. Kapasitasnya kini dua kali lebih besar — menampung hingga 60 tamu dari berbagai negara, mulai dari Australia, Hong Kong, Malaysia, hingga Italia.

Mereka juga diajak tur spesial ke Ducati Lenovo Garage, melihat langsung motor Desmosedici GP25, hingga makan siang di area tim bersama kru dan pembalap.

Salah satu momen paling seru terjadi saat Fabio Di Giannantonio dan Franco Morbidelli, dari Tim VR46 Ducati datang menyapa tamu, berbagi cerita, dan foto bareng.
Tak ketinggalan, Lenovo Indonesia juga memamerkan teknologi canggih yang mendukung performa Ducati di lintasan, mulai dari High Performance Computing sampai sistem analisis data real-time.

Pada hari terakhir, Team Manager Ducati Lenovo Davide Tardozzi hadir menambah kehangatan suasana. Meski hasil balapan tak maksimal untuk Bagnaia dan Márquez, semangat tamu tetap tinggi hingga acara ditutup dengan lucky draw berhadiah kamera Insta360 Marc Márquez Edition.

Menurut desainer Alex Bayusaputro, setiap elemen Casa Ducati dibuat untuk menghadirkan pengalaman yang membangkitkan emosi.

“Desain bukan soal bentuk, tapi soal bagaimana ruang bisa bercerita,” ujarnya.

CEO Ducati Indonesia Jimmy Budhijanto menambahkan terkait penggunaan nama Casa Ducati.

“Casa berarti rumah. Kami ingin para penggemar merasa nyaman dan disambut hangat seperti keluarga Ducati sendiri,” katanya.

Sementara Direktur Utama MGPA, Priandhi Satria, Selasa (14menyebut kehadiran Casa Ducati sebagai bukti Mandalika sejajar dengan sirkuit top dunia.

“MotoGP Mandalika bukan cuma balapan, tapi festival motorsport yang menonjolkan budaya dan keramahtamahan Indonesia,” ujarnya.

Dengan konsep seperti Casa Ducati, Mandalika tak sekadar jadi arena balapan, tapi ikon gaya hidup motorsport Indonesia — tempat di mana kecepatan, kemewahan, dan kehangatan berpadu sempurna.(djr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *