Polresta Mataram Tangkap Sindikat Pengedar Sabu Jaringan Medan 

Gatanews.id, Mataram | Satuan Reserse Narkoba (SatresNarkoba) Polresta Mataram menangkap terduga sindikat pengedar narkoba jenis sabu jaringan pengedar dari Medan, Sumatera Utara.

 

“Ada lima tersangka dalam kasus narkoba jenis sabu, satu dari lima tersangka inisial AL (40) merupakan pengedar dari Medan,” Kata Wakapolresta Mataram, AKBP Syarif Hidayat dalam konferensi pers di Mataram, Senin (16/01/2023).

 

Dijelaskan, AL membawa sabu langsung dari Medan dengan menggunakan transportasi darat. Kemudian AL akan bertemu dengan ZK (40) di terminal bus sesuai dengan arahan dari bos di Medan.

 

“Awalnya petugas menangkap ZK yang akan mengantarkan sabu di Kelurahan Karang Taliwang Cakranegara, Kota Mataram pada Jumat (13/1/2023) sekitar pukul 18.00 Wita,” katanya.

 

Setelah dilakukan pengembangan, ZK mengaku mendapatkan barang haram itu dari AL. Dari hasil introgasi tersebut diketahui bahwa AL tengah berada di sebuah kos-kosan di Lingkungan Bebidas, Pagesangan, Kota Mataram.

 

Sesampai di kos yang dimaksud, petugas berhasil mengamankan empat tersangka lainnya dengan inisian AL (40), IF (45), EP (31) dan MR (40). Mengetahui adanya petugas, EP berteriak bahwa ada penggerebekan.

 

“Di sana keempat pelaku ini sedang pesta sabu. Dan dari hasil pemeriksaan kelima pelaku ini positif sabu,” kata Syarif.

 

Dari hasil penggeledahan, polisi mengamankan sabu seberat 125,2 gram atau 1,25 ons, 5 unit handphone dan uang senilai Rp 2.577.000.

 

Syarif menjelaskan bahwa, pelaku AL membawa sabu dari Kota Medan ke Kota Mataram melewati jalur darat dengan membawa sabu di dalam celana dalamnya.

 

“Jadi dia (AL) berangkat dari Kota Medan melalui jalur darat selama 5 hari, dan selama perjalan barang haram tersebut disimpannya didalam CD yang dipakainya,” jelas Wakapolresta.

 

Sementara itu, AL mengaku dirinya baru pertama kali mengirim dan mengedarkan sabu di Kota Mataram. Ia mendapat upah Rp 5 juta hingga Rp 8 juta untuk sekali jalan.

 

“Bos kan tinggal tunjukkan alamatnya sama foto pembeli. Jadi saya langsung berangkat ke Mataram kirim barang,” kata AL. (Ang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *