Gatanews.id // Luwu Utara , 14/11/2022
Menilai dan Menimbang untuk Seseorang adalah hak Pribadi Setiap Manusia yang ada dimuka bumi ini.
Selaku Pribadi Sebagai Seorang Penulis Di Media Online, Saya Atas Nama
Hajar Aswad, S.Pd. dari Media Gatanews.id Menulis Profil Sosok Polisi Yang Saya Anggap Sebagai Salah Satu Pahlawan Buat Kami Warga Malangke Barat Saat Beliau Menjadi Kapolsek Malangke Barat Sejak Tahun 2021 hingga 2022 .
Iptu Abdul Latif, SE lahir di Jeneponto 16 Agustus 1969 dan mempunyai istri bernama Asrany Latif. Selain itu mantan Kapolsek Malangke Barat ini memiliki 2 orang anak bernama Ayu Diaztary, SE dan Virgyawan Indra Satria, ST.
pada bulan Juli 2022 dimutasi Ke Polres dan sekarang dipercaya sebagai Kasi Humas Polres Luwu Utara.
Iptu Abdul Latif menjabat Kapolsek Malangke Barat , membuat masyarakat kagum, karena sosok polisi yang satu ini sangat peduli terhadap kondisi masyarakat. Ditambah lagi dengan kepiawaiannya dalam memimpin.
Setiap Tigas yang diemban beliau tidak diragukan dan dapat juga diacungi jempol saat menjabat Kanit Tipikor berhasil mengungkap beberapa kasus KORUPSI dilingkup Pemda dan menjebloskan keterali besi mulai dari panitia lelang, PPK bahkan 2 orang Kepala Dinas berakhir sampai di penjara, sehingga nama Iptu Abdul Latif dikenal dan disegani oleh kalangan pemangku jabatan di lingkup Pemda Lutra.
Kemudian dia juga berperan aktif dalam menyelesaikan konflik internal antar Desa dan antar Kecamatan, khususnya pada saat bertugas selaku Kanit Reskrim Polsek Mappedeceng dan Polsek Masamba.
Salah satu yang paling menonjol sejak program vaksinasi Covid-19 dimasifkan saat menjabat selaku Kapolsek Malangke Barat, Hampir setiap hari Iptu Abdul Latief dor tor Door kerumah warga demi mengejar capaian vaksinasi.
Tak mudah meyakinkan masyarakat agar mau disuntik vaksin Covid-19. Meski sebenarnya, Kapolsek dengan gagah berani memberi garansi kepada masyarakat kehalalan dan kesehatan vaksin telah diberikan pemerintah.Meskipun serbuan hoaks soal vaksin yang bertebaran di media sosial, menjadi salah satu biang kerok pembuat ketakutan di tengah masyarakat. Tak sedikit yang berdalih takut disuntik karena berefek pada kesehatan, bahkan bisa memicu kematian, tapi Iptu Latif tidak pernah menyerah.
Tidak hanya itu, sosok Iptu Abdul Latief juga sering membantu masyarakat yang tertimpa musibah banjir seperti membantu menutup tanggul jebol serta membawa bantuan sembako kepada masyarakat setempat, selalu hadir ditengah-tengah masyarakat karena rasa keinginan tahunya apa yang dirasakan masyarakatnya terkhusus jika ada warga masyarakatnya yang berduka.Serta gencar melakukan memberantas penyakit masyarakat seperti pengerebekan setiap ada laporan masuk dari masyarakat terkait sabung ayam, miras bahkan pengedar narkoba pun bertekuk lutut kepadanya Walhasil, nama Iptu Abdul Latif, SE semakin dikenal oleh masyarakat sebagai Kapolsek yang memasyarakat.,Karena banyak hal yang sudah dia dilakukan dan aktif dalam melakukan safari sholat subuh berpindah dari mesjid ke mesjid lainnya setiap subuh.
Jika mantan Kapolsek Malangke Barat ini ke wilayah tempat tugasnya yang dulu yakni Kecamatan Malangke Barat, Iptu Abdul Latif, SE Kehadirannya disambut hangat oleh masyarakat dan tokoh agama setempat, bahkan sampai saat hubungan silaturrahmi dan persaudaraan dengan warga masyarakat Kecamatan Malangke Barat bukan berakhir karena jabatan karena hingga saat ini selalu diundang dan hadir dalam setiap acara pesta maupun kedukaan.Bahkan tidak jarang tangan Mantan Kapolsek ini dicium dan dipeluk oleh warga ketika bersalaman.
Ini menunjukkan bahwa Iptu Abdul Latif SE sangat dekat dan dihormati oleh warga Kecamatan Malangke Barat.Tidak sedikit masyarakat mendoakan dia agar selalu diberikan kesehatan bagi dia dan keluarganya. Karena melihat sosok pemimpin ini peduli rakyatnya, ikhlas dan rela berkorban memang sudah melekat pada dirinya sejak dulu.Suara suara pujian pun meluncur dari berbagai kalangan di Kecamatan Malangke Barat, Salah satunya yang diucapkan oleh Salah satu pemuda (Nandi) yang menyebutkan Iptu Abdul Latief memang merupakan sosok pemimpin yang patut diteladani oleh semua orang, dia bekerja dengan hati demi masyarakat dan bangsa Indonesia.
Aksi kecil kepolisian seperti ini membuat kami masyarakat merasa senang karena kerinduan kami terhadap sosok polisi yang selama ini memang kami andalkan untuk menjadi pengayom bagi kami, Beliau juga yang memberi pengetahuan kepada warga masyarakat tentang Kepolisian termasuk hari lahirnya Polisi dengan diadakannya panggung Kamtibmas pada tanggal 1 Juli 2021 dihalaman Polsek Malangke Barat.
Di tengah berbagai berita miring yang selama ini menerpa korps kepolisian, kami berterima kasih atas kebaikan bapak Iptu Abdul Latif, SE dan masyarakat merindukan kepedulian dan kebiasaannya yang tidak mau dilayani untuk duduk ditempat yang disiapkan tapi dia selalu duduk berbaur bahkan tidak jarang duduk dibawa dengan warga dimana saja berada, tutur kata yang sangat santun kepada siapapun juga.Semoga Allah Ta’ala selalu melindungi beliau dan semua bapak-ibu polisi yang telah berupaya keras dengan tulus ikhlas tanpa pamrih mengayomi dan melayani kami masyarakat Indonesia.Tetaplah menjadi sosok pahlawan bagi kami.
Saya Selaku Penulis menjadi Saksi Utama Tentang Kepiawaian Beliau Selama Menjadi Kapolsek Malangke Barat, Banyak Hal yang Bisa Saya Ceritakan Namun Secara Pribadi yang paling berkesan Saat Saya Memanggil Beliau Untuk Berkunjung di Empang Salah Satu Warga Malangke Barat yang mana Pada Saat itu dalam Situasi Hujan Deras dan Perjalan yang Lumayan Terjal baru bisa Tiba di Tempat alhamdulillah Iptu Abdul Latif Tiba Namun Sayangnya Setelah Kami Selesai Bakar Bakar Ikan Rombongan Bapak Kapolsek Mau Pulang Mobilnya Terhalang dalam Lumpur yang membuat kami Dorong Mobil mulai Jam 2 Malam Hingga Jam 7 Pagi Baru Mobilnya Bisa Lolos .
Satu Lagi Kisah Yang Tak Terlupakan Bersama Beliau Saat Membawa Bantuan Sembako untuk Warga Desa Pombakka Malangke Barat, Saya Di Ikutkan beliau yang hadir pada saat itu Tim dari Pihak Kecamatan Malangke Barat dan juga Ibu Bhayangkari Polres Luwu Utara , Hampir dengan Kisah Yang sama Mobil Patroli Polsek Malbar Yang Kami Pakai Juga terhalang Lumpur Saat itu kami bergotong Royong mendorong mobilnya hingga masyarakat juga bergabung namun apalah daya Mobil akhirnya Rusak dan Tinggal di Desa Pombakka Saat itu .
Dua Kisah Kebersamaan Yang Tak Terlupakan Secara Pribadi Saya Dengan Bapak Iptu Abdul Latif Kesimpulannya Beliau adalah Sosok Panutan dan Saya Anggap Sebagai Orang Tua Saya Sendiri .
Sekian Dari Saya Sepenggal Tulisan Semoga ada Manfaatnya yang bisa menjadi Inspirasi untuk Kita Semuanya .
Penulis : Hajar Aswad.












