Gatanews.id (Luwu Utara, 19/10/2022)
Di jaman modern saat saat ini Tentunya sangat mempengaruhi perkembangan tentang pengolahan dengan sistem yang instan dimana keadaan masyarakat Jarang lagi memperhatikan tentang Budaya Budaya nenek moyangnya, salah satu contoh kecil yaitu membudayakan tentang olahan makanan tradisional.
Pada tanggal 15 Oktober 2022 , Tepatnya hari sabtu di Aula Lagaligo Pemda Luwu Utara , diadakan Kegiatan Pra festival ensiklopedia pangan olahan sulsel , Kegiatan ini dibuka oleh Kabid Kebudayaan mewakili kadis pendidikan dan kebudayaan .
Kegiatan ini dihadiri oleh :
Tokoh Pemuda, pengurus KNPI , Pemuda Kreatif Luwu Utara , Mahasuswa dan Siswa SMU Se Luwu Utara .
Dalam sambupatan tertulisnya Kabid kebudayaan mengatakan pelestarian tanam sagu sudah lama dicanangkan termasuk upaya sosialisasi olahan pangan melalui event lomba pangan non beras sering dilakukan.
Sebagai Narasumber Bapak Yasir Taba mempertanyakan kebijakan pemerintah terkait pelestarian tanaman sagu yang hingga kini tidak terlihat dampaknya bahkan banyak lahan tanaman sagu berubah menjadi lahan sawah baru.
Yasir Taba menyarankan perlunya ada pusat pembibitan pohon sagu di luwu Utara jika memang pemerintah serius ingin melestarikan tanaman sagu.
Yasir Taba Sangat Berharap adanya Perhatian Khusus Tentang masalah ini Terangnya Ke awak Media .












