oleh

Gerak Cepat, Polisi Sweeping Siswa SMK di Batulayar yang Nyaris Tawuran

GataNews.id | Kapolsek Batulayar, Kompol Priyo Suhartono bergerak cepat mencegah pelajar SMK yang nyaris Tawuran di Batulayar, kamis (04/08).

“Saya bersama anggota langsung melakukan upaya pencegahan dengan melaksanakan Sweeping atau pemeriksaan terkait adanya informasi Tawuran yang melibatkan Siswa SMKN 1 Batulayar,” ucap Kapolsek.

Adapun upaya yang dilakukan Polsek Batulayar adalah langsung mendatangi pihak sekolah dan melakukan koordiansi.

“Pihak sekolah sangat menyambut baik dengan upaya pencegahan yang kita lakukan. Melalui kegiatan pemeriksaan atau sweeping ini, agar tidak sampai terjadi tawuran antar pelajar di sekolah ini,” ujarnya.

Banner Iklan Aruna

Kemudian pihaknya bergerak cepat melakukan pemeriksaan dengan sasaran Senjata Tajam (Sajam) atau benda yang mencurigakan, apapun benda lainnya yang dapat digunakan para siswa untuk melakukan Tawuran.

Pemeriksaan menyasar Tas, maupun Sepeda Motor di masing masing kelas di SMKN 1 Batulayar.

“Dari sweeping di kelas yang kita lakukan, kita dapati dua siswa yang membawa Sajam. Masing-masing berinisial MAS, kelas XI Ap3 Akomodasi Perhotelan, membawa sajam jenis parang dengan alasan untuk menjaga diri. Kemudian inisial FF, Kelas XI AP3, membawa sajam Jenis Pisau lipat kecil alasan untuk giat praktik tata boga,” terangnya.

Adapun pemicu para siswa ini nyaris melakukan tawuran yang berawal pada hari Selasa (02/08) terjadi perkelahian antar siswa MRJ dengan SW. Mereka ini merupakan siswa SMKN 1 Batulayar yang sama-sama satu kelas X AP3.

Perkelahian ini terjadi di depan sekolah SMKN 1 Batulayar, dalam aksi perkelahian tersebut Ikut lah siswa-siswa yang lain dan saling tantang.

“Sehingga berlanjut perkelahian pada Rabu (03/08) yang melibatkan siswa lainnya inisial AG kelas IX AP3, bersama MAS,” imbuhnya.

Dari perkelahian ini, siswa yang lain juga ikut-ikutan, yakni dari Kelas X inisial JES dengan MTT, sama-sama dari Kelas X Tata Boga 1, akibatnya mengalami luka di bagian kepala belakang.

“Korban luka dari siswa Senggigi tersebut kemudian mengancam akan melakukan aksi balas dendam. Yakni akan melakukan tawuran dengan para siswa kelas XI, yang rencananya hari ini, Kamis (04/08),” pungkasnya.

Sehingga pihaknya bergerak cepat, melakukan sweeping terhadap siswa-siswa tersebut, guna mencegah perkelahian ini meluas kepada aksi tawuran.

“Para siswa yang terlibat lerkelahian maupun membawa Sajam kemudian dibawa ke Polsek Batulayar untuk dimintai keterangan dan memanggil orang tua dari masing-masing siswa guna mencegah terjadinya aksi balasan atau tawuran antar siswa,” tutupnya. (Ang)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.