oleh

Polisi Lakukan Otopsi Penemuan Mayat di Perumahan Gunungsari 

GataNews.id | Seorang perempuan berinisial H alias R (29) ditemukan tak bernyawa di dalam kamar mandi di perumahan Medas, Gunungsari, Lombok Barat.

 

Kapolresta Mataram Kombes Pol Mustofa yang didampingi Kasat Reskrim Kompol Kadek Adi Budi Astawa mengatakan mayat H/R ditemukan pada Jumat (29/07) sekitar pukul 18.30 oleh orang tua kandungnya.

 

Banner Iklan Aruna

Korban diketemukan dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi duduk terikat dan menunduk di pojok kamar mandi serta ditemukan luka lebam di dada dan pipi. Oleh karena itu Polresta Mataram melakukan otopsi terhadap jenazah korban, Sabtu (30/07) pagi.

 

“Untuk mengetahui penyebab dari kematian H/R maka dilakukanlah otopsi terhadap jenazah,” terang Kapolresta.

 

Kombes Pol Mustofa menjelaskan, pihaknya baru bisa mengambil kesimpulan penyebab kematian korban berdasarkan hasil otopsi.

 

“Hasil otopsi belum keluar sampai saat, kami masih harus menunggu sekitar 5 sampai 7 hari. Lagi,” ujarnya.

 

Kapolresta Mataram akan tetap berkoordinasi dengan pihak Medis dan Kepolisian untuk dapat mengungkap perkara ini.

 

Sebelumnya dijelaskan bahwa, Kapolresta Mataram bersama Kasat Reskrim Polresta Mataram mendapat informasi penemuan jenazah seorang perempuan di dalam kamar mandi di perumahan Medas Gunungsari.

 

“Kami mendapat informasi dari warga, bahwa ditemukannya mayat perempuan. Kemudian saya dengan Kasat Reskrim menindak lanjuti jenazah dan kami bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara kurang lebih pada pukul 21.00 wita, untuk memastikan apakah korban H/R kenapa untuk itu kami laksanakan otopsi,” ucap Mustofa.

 

Untuk sementara barang bukti masih dalam tahap penelusuran dan masih melakukan olah TKP terkait barang apa saja yang hilang dan memeriksa CCTV dan saksi-saksi.

 

“Kita lihat kendaraan bermotor milik korban masih ada, kartu ATM masih ada dan barang-barang milik korban lainnya masih ada didalam rumah. Kita akan memeriksa CCTV berikut saksi-saksi masih kita selidiki,” katanya.

 

Lanjut Mustofa, sambil menunggu hasil otopsi keluar, pihaknya maksimalkan olah TKP dan pemeriksaan disekitar rumah korban. (Ang)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.