oleh

BPOM Mataram Beraksi, Tertibkan Pasar Kosmetik Illegal dan Berbahaya

GataNews.id | Dalam upaya memberantas kosmetik ilegal yang dapat membahayakan kesehatan masyarakat dari penggunaan kosmetik yang tidak memenuhi syarat, Balai Besar POM (BPOM) Mataram bersama pihak terkait melakukan penertiban pasar dari kosmetik ilegal yang mengandung bahan berbahaya.

 

Aksi tersebut merupakan Aksi Nasional BPOM yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia pada minggu ketiga dan ke empat 2022. Targetnya kosmetik Tanpa Izin Edar (TIE) dan kosmetik yang mengandung bahan berbahaya.

 

Banner Iklan Aruna

“Dari hasil kegiatan itu telah diperiksa sebanyak 41 sarana baik distributor, toko kosmetik maupun klinik kecantikan dan produsen kosmetik yang berada di kabupaten/kota se-Lombok,” ujar Kepala Balai Besar POM Mataram IGA Adhi Aryapatni di Kantor BPOM Mataram, Jumat (29/7).

 

IGA Adhi menyampaikan, jika dibandingkan dengan hasil aksi penertiban terakhir pada 2019, presentasi penjualan kosmetik yang mengandung bahan berbahaya pada tahun 2022 cenderung meningkat.

 

Banyaknya laporan masyarakat terkait produk kosmetik yang tidak memenuhi syarat, dalam sidak tersebut BPOM menemukan sebanyak 3.229 pcs produk kosmetik yang ilegal dan berbahaya.

 

“Diantara produk yang ditemukan ada sebanyak 136 item sebanyak 1.573 pcs produk kosmetik lokal atau dalam negeri dan sebanyak 213 item sebanyak 3.214 kosmetik impor. Ada dari China, Korea, dan India,” bebernya.

 

“Pembelian produk ilegal ini lebih banyak dilakukan lewat online, sehingga dilakukan pemusnahan. Jika ditemukan kembali tanpa izin edar akan didenda sebesar Rp1,5 miliar,” ujar IGA Adhi.

 

Selain menggelar aksi penertiban pasar dari kosmetik ilegal yang mengandung bahan berbahaya, BPOM juga melaunching Program BPOM Goes to School & Campus dengan pembetukan Duta Kosmetik.

 

“Kami juga memiliki Duta Kosmetik sebagai perwakilan dari BPOM yang bisa berbaur dan mengedukasi masyarakat agar tidak cepat tergiur oleh produk-produk ilegal dan berbahaya,” ucapnya.

 

IGA Adhi menyampaikan apabila masyarakat memerlukan informasi terkait mutu keamanan obat dan makanan dapat menghubungi Contact Center HALOBPOM 1500533 atau Unit Layanan Pengaduan Konsumen (ULPK) BBPOM di Mataram dengan nomor telepon (0370) 621926, Whatssapp 0878715000533 atau e-mail bpom_mtrm@pom.go.id.

 

Dengan demikian BPOM mengimbau masyarakat untuk tidak mudah tergiur dengan produk kosmetik tanpa izin resmi.

 

“Kepada masyarakat diimbau agar cerdas memilih produk obat dan makanan aman, selalu CEK KLIK (Cek Kemasan, Cek Label, Cek Kedaluwarsa) dan Cek Ijin Edar/Nomor Notifikasi dapat dilakukan melalui aplikasi BPOM Mobile,” pintanya. (Ang)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.