oleh

Tega, Seorang Ibu di Bima Gigit Bayinya Hingga Tewas

GataNews.id | Peristiwa tragis terjadi di Desa Rasabou, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima pada hari Selasa (28/06) sekitar pukul 15.00 Wita. Seorang perempuan berinisial NA (27), tega menggigit bayinya sendiri hingga tewas.

Bayi mungil tak berdosa berjenis kelamin perempuan yang baru 4 bulan itu diduga tewas akibat luka gigitan Ibu kandungnya sendiri.

“Dari Laporan internal yang diterima, bahwa korban mengalami uka bekas gigitan di pipi bagian kiri kanan, di hidung dan di tangan kiri,” ungkap Kasi Humas Polres Bima, Iptu Adib Widayaka.

Kasus pembunuhan bayi yang diduga dilakukan oleh Ibu kandungnya itu, diketahui Kepolisian lewat anggota Piket Polsek Bolo.

Banner Iklan Aruna

“Anggota yang diinfokan oleh Ketua BPD Desa Rasabou dan langsung menuju TKP,” ucap Adib.

Setiba di TKP, sekitar Pukul 15.05 Wita, pihak Kepolisian langsung mengecek keadaan korban, dan mengamankan terduga pelaku ke Mako Polsek Bolo.

Berdasarkan keterangan Ketua BPD terkait, Syarifuddin, kala itu ia tengah duduk bersama warga di sekitar TKP. Tetiba, datang seorang ibu yang mengabarkan adanya kasus penganiayaan dan dimintai untuk mengecek keadaan korban.

Syafruddin kemudian bergegas mendatangi rumah korban (TKP) dan sesampainya mendapati korban yang telah dibaringkan di atas tikar yang ditutupi dengan kain batik dalam keadaan sudah tidak bernyawa.

Di samping jasad korban, ayah kandungnya terlihat menangis memandangi bayinya yang sudah terbujur kaku tersebut. Sementara terduga pelaku, ibu kandungnya tengah berdiri di depan pintu kamar sambil menggendong putra sulungnya yang berumur dua tahun.

“Saat itu saya bertanya ‘Kamu apakan anakmu?’, kemudian dijawabnya ‘Saya tidak tahu apa-apa’ dengan muka kebingungan,” tutur Syafruddin.

Syafruddin pun langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Kepolisian. Polisi langsung mendatangi TKP dan mengamankan terduga pelaku, serta meminta keterangan awal dari saksi-saksi.

“Sedangkan korban dibawa ke PKM Bolo untuk keperluan visum,” ucap Kasi Humas.

Berdasarkan keterangan awal dari para saksi, disebutkan bahwa terduga pelaku memiliki riwayat gangguan kejiwaan. Dan diperkuat oleh informasi dari keluarganya bahwa terduga memang sering kesurupan. (Ang)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.