oleh

Polda NTB Prioritas Sosialisasi Pasukan Penjaga Keamanan dan Perdamaian PBB

Mataram, gatanews.id – Polda NTB di bawah kepemimpinan Irjen Pol. Mohammad Iqbal, S.I.K., M.H. menjadi prioritas Mabes Polri, dalam perubahan pola pikir personel Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), sebagai penjaga keamanan dan perdamaian atau Peacekeepers. Demikian disampaikan Kepala Biro Misi Internasional (Karomisinter) pada Divisi Hubungan Internasional Polri, Kamis (21/10/2021), saat sosialisasi Peacekeepers di Ruang Sasana Dharma Polda NTB.

“NTB merupakan Polda prioritas yang kami tuju karena adanya MotoGP, bagaimana nanti kami harapkan bisa mengubah pola pikir, karena akan menghadapi pengamanan premium dengan pergi sekolah keluar negeri dan berangkat mengemban misi,” kata Karomisinter Divhubinter Polri Brigjen Pol. Krishna Murti, S.I.K., M.Si., U.N.

Jenderal Polisi bintang satu itu menuturkan, banyak peluang kapabelitas yang bisa didapatkan Polri setelah era reformasi, yang belum tentu didapatkan ketika Polri masih pada jaman ABRI.

“Karena itu saya mengajak rekan-rekan semua, untuk merubah mindset dan keluar dari zona nyaman,” ucapnya.

Banner Iklan Aruna

Lebih jauh Krishna Murti menjelaskan, perubahan merupakan sesuatu yang pasti di dunia. Karena itu, personel Polri harus mampu beradaptasi dengan perubahan. Ia mencontohkan fakta pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang dihadapi saat ini, dimana keberadaan Covid-19 telah merubah cara berfikir dan pola hidup kita.

“Kehadiran kami di sini ingin menyampaikan bahwa pardigma kita berfikir, yaitu Polri perlu pengalaman internasional. Dengan pengalaman internasional, wawasan berfikir kita pasti akan luas,” jelasnya.

Terkait tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Kepolisian, Perwira Tinggi (Pati) Polri itu menyampaikan bahwa Polisi merupakan tugas pengabdian, sehingga personel Polri tidak harus sibuk mencari tempat pada zona nyaman.

“Nikmati saja dimana anda ditempatkan. Kita akan selalu dipakai dan dibutuhkan, selama kita bisa bekerja untuk negara dan memberikan yang terbaik,” tegasnya.

Sementara Wakapolda NTB Brigjen Pol. Drs. Ruslan Aspan, saat membacakan sambutak Kapolda NTB menyampaikan ucapan terima kasih, karena Polda NTB terpilih sebagai prioritas Sosialisasi Peacekeeper Polri.

“Merupakan suatu kebanggaan bagi kami keluarga besar Polda NTB,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Wakapolda NTB menyampaikan bahwa kebanyakan anggota Polri memiliki paradigma yang keliru, bahwa pasukan penjaga keamanan dan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), hanya diambil dari pasukan Brigade Mobil (Brimob).

“Itu salah. Dari satker yang lain juga berpeluang dan terbuka lebar untuk bergabung ke dalam pasukan PBB atau Peacekeepers,” tandasnya.

Untuk diketahui, sebanyak 20 personel Polda NTB telah terpilih sebagai anggota pasukan PBB, sejak Polri dilibatkan dalam UN Peacekeeping.

Hadir dalam sosialisasi, Karo SDM, Kasubdit 1 Ditresnarkoba, Auditor Madya Tingkat III Itwasda, Direktur Tahti, Kabid TIK, Kabidkum, Kayanma, Kasetum, Kepala SPKT, Wadir Lantas, Wadir Polairud, dan beberapa personel yang ditunjuk.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.