oleh

Kejar Taregt 70% Vaksinasi di Loteng, TNI-Polri dan Pemda Kerahakan 150 Team Vaksinator

Lombok Tengah, NTB – Gatanews.id, Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat bersama Korem 162/WB juga Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah menggelar Apel Gabungan Tim Vaksinator, di Halaman Kator Bupati, di Praya, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Minggu (19/9/2021).

Kegiatan tersebut, dalam rangka Percepatan Laju Vaksinasi Daerah Pariwisata Super Prioritas (DPSP) untuk Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), yang akan menjadi central kedatangan turis dari berbagai belahan Dunia, karena adanya Sirkuit MotoGP Mandalika.

Sebuah daerah baru dinyatakan mencapai hard immunity, apabila sudah berhasil mencapai target vaksin 70%, selain itu target tersebut juga menjadi syarat Sirkuit MotoGP Mandalika dipakai untuk semua event, baik Nasional, Internasional maupun event kelas Dunia.

Kabupaten Lombok Tengah sebagai tempat digelarnya sirkuit tersebut, menjadi salah satu pusat perhatian pemerintah Pusat maupun Provinsi, untuk itu, Polda NTB bersama semua Stakeholder menggelar apel persiapan genjot vaksinasi di Loteng.

Banner Iklan Aruna

“salah satu tugas kami adalah melakukan supporting terhadap pemerintah daerah, Provinsi maupun Kabupaten Kota yang ada, untuk melakukan penanganan Covid-19,” ungkap Irjen Pol Mohammad Iqbal S.I.K MH usai memimpin Apel.

Menurut data yang tercatat di Polda NTB, saat ini capaian vaksinasi di Loteng masih di angka 19,14 persen dari total penduduk Loteng yang layak menerima vaksin berjumlah 891.558, artinya jumlah penduduk Loteng yang sudah divaksinasi 7.924 warga.

Sementara target warga yang harus tervaksinasi di Lombok Tengah untuk mencapai target 70% vaksinasi yang disayaratkan pemerintah pusat sebanyak 767.700 warga.

Untuk mencapai target itu 150 tim diterjunkan, satu tim terdiri dari 6 hingga 7 orang dan akan ditempatkan di 139 Desa yang tersebar di 12 Kecamatan yang ada di Kabupaten Lombok Tengah.

Kapolda NTB berharap pemerintah Pusat selalu prioritaskan NTB untuk pengiriman vaksin, sebab dia bersama Danrem 162/WB dan juga seluruh Stake Holder di NTB siap menyalurkan 41 ribu vaksin dalam sehari, terlebih di Lombok Tengah yang menjadi target vaksinasi massal berikutnya mulai saat ini hingga 5 Oktober mendatang.

“sudah kami target, satu hari minimal 41.018 warga Lombok Tengah tervaksin, tentunya dengan Standar Operasional Prosedur yang tepat, cara cara yang humanis, santun dan lain-lain,” jelasnya.

Disisi lain, Sekda Provinsi NTB L Gita Ariadi mengungkapkan, stok vaksin sudah tidak ada masalah lagi, pihaknya telah memintakan 1,3 juta lebih vaksin untuk Lombok Tengah kepada pemerintah Pusat.

“ini kerja semesta, semua terlibat TNI Polri ada di Garda depan, kami pemerintah Provinsi dan Kabupaten, Khususnya Lombok Tengah, Full Sufort kepada Kapolda dan Danrem, terhadap kerja-kerja yang akan dilakukan oleh mereka,” jelasnya.

Pihaknya siap mendukung kerja kerja Kapolda dan juga Danrem, dia memastikan tidak ada vaksin yang akan tertahan, begitu habis akan langsung dimintakan kepusat, agar target tenggat waktu 5 Oktober persembahan 70% vaksinasi tercapai di Lombok Tengah.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB dr Lalu Hamzi Fikri secara detail menyebutkan, setidaknya ada sekitar 61 ribu lebih vaksin yang sudah didroving untuk Kabupaten Lombok Tengah.

“Kami sudah mintakkan langsung khusu untuk Lombok Tengah sejumlah 1.344.015 dosis vaksin kepada pemerintah Pusat, seperti pak Luhut dan juga langsung kepada Kemenkes untuk mensufort ini,” pungkasnya.

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.