oleh

Dikes Tracking Ke Ponpes Al-Husaini Pasca Wafatnya H Ramli Ahmad akibat Terpapar Covid-19

GATANEWS.ID – Tim Dikes dan Labkesda Kota Bima melakukan tracking kontak kepada 36 orang yang ada di Pondok Pesantren Al-Husaini pasca wafatnya H Ramli Ahmad akibat terpapar covid-19, Kamis 29/07.

Dari hasil pemeriksaan Ke-36 orang tersebut terdiri dari Santri, Ustadz, mahasiswa dan keluarga inti di Pondok Pesantren Al-Husaini semuanya dinyatakan negatif atau terbebas dari penyebaran virus mematikan tersebut.

Pasca dinyatakan terpapar covid-19 dan sebelum wafatnya Pimpinanan Pondok Pesantren Al-Husaini, pihak keluarga almarhum dan dari pihak ponpes menolak untuk dilakukkanya pemulasaran secara protokol kesehatan covid-19 jika sang tokoh agama ternama di Kota Bima tersebut wafat.

Proses tracking juga dikawal ketat polisi Polres Bima Kota, guna menjaga keamanan di Ponpes yang berada di Kelurahan Monggonao Kecamatan Mpunda Kota Bima.

Banner Iklan Aruna

Kapolres Bima Kota melalui Kasi Humas Iptu Jufrin mengatakan, dari 36 orang yang di rapid Antigen tersebut terdiri dari 15 orang Ustadz, 15 orang Santri, mahasiswa sebanyak dua orang dan keluarga inti almarhum sebanyak empat orang.

“Jadi hasil Rdt Antigen itu, nihil yang positif dan semuanya negatif. Alhamdullilah,” ujar Jufrin kepada media ini Kamis sore.

Proses tracking kontak dipaparkan Jufrin berlangsung dengan protokol kesehatan covid-19 yang cukup ketat. Pihaknya juga mengaku ikut mengawal ketat berlangsungnya tracking kontak tersebut.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.